Kronologi Penembakan Massal di Moskow, 5 Pria Bersenjata Serbu Gedung Konser dan Tembaki Pengunjung

Kronologi Penembakan Massal di Moskow, 5 Pria Bersenjata Serbu Gedung Konser dan Tembaki Pengunjung

Allgulfnews – Penembakan massal terjadi di sebuah gedung di Moskow, Rusia pada Jumat (22/3/2024), malam hari.

Menurut laporan Al Jazeera, lima pria bersenjata menyerbu gedung konser ketika penonton menyaksikan band rock veteran Picnic.

Lima pria bersenjata itu kemudian menembaki penonton dan melemparkan bahan peledak yang memicu kebakaran besar.

Gedung konser terbakar dan atapnya runtuh.

Baca Juga : Operasi Penembak Jitu Al-Qassam di Al-Shifa: Tewaskan Tentara Israel hingga Hancurkan Tank Zionis

Dalam video yang beredar di media sosial, beberapa pengunjung yang panik meminta bantuan dari atap gedung konser yang terbakar di belakang mereka, dikutip dari The Guardian.

Rekaman video lainnya menunjukkan orang-orang berteriak, merangkak keluar dari tempat pertunjukan musik atau menuruni tangga.

Akibat insiden penembakan massal ini, 60 orang tewas, 145 orang terluka dan sekitar 60 lainnya mengalami kondisi kritis.

Anak-anak dilaporkan menjadi korban serangan tersebut.

Menjelang larut malam, pihak berwenang Rusia melancarkan perburuan massal terhadap orang-orang bersenjata dalam serangan tersebut.

Pihak berwenang Rusia memperingatkan penduduk di Moskow dan sekitarnya untuk mewaspadai adanya serangan kembali.

Dalam sebuah postingan Telegram, ISIS mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut.

ISIS mengklaim mereka berhasil melarikan diri setelah melakukan penembakan.

Keterangan Saksi

Seorang produser musik yang duduk di depan panggung, Alexei mengaku mendengar beberapa ledakan saat para pria bersenjata menyerbu gedung.

“Saya segera menyadari bahwa itu adalah tembakan otomatis dan memahami bahwa kemungkinan besar ini adalah yang terburuk,” kata Alexei kepada AFP.

Insiden tersebut menyebabkan para pengunjung panik dan berlarian menuju pintu darurat.

Baca Juga : Koran Kanada Terbitkan Kartun Vampir Netanyahu, Kubu Yahudi Marah

“Di pintu darurat, terjadilah kerumunan yang mengerikan” dan para penonton konser saling memanjat kepala untuk keluar, tambahnya.

Sementara saksi lainnya mengatakan pengunjung berteriak dan berusaha menyelamatkan diri.

“Sebuah penyerbuan dimulai. Semua orang lari ke eskalator. Semua orang berteriak ‘semua orang berlari’,” jelas seorang saksi yang tidak berkenan disebutkan namanya.

Serangan ini merupakan salah satu serangan terburuk di Rusia sejak pengepungan sekolah di Beslan pada tahun 2004 yang menewaskan lebih dari 330 orang, setengahnya adalah anak-anak.

Menanggapi kejadian ini, Presiden Vladimir Putin berharap semua yang terluka dalam serangan tersebut segera pulih.

Insiden ini juga membuat Walikota Moskow Sergei Sobyanin membatalkan semua acara budaya, olahraga, dan acara massal lainnya pada akhir pekan.

Tersedia Juga:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *